Minggu, 23 September 2012

Perjalanan Franky Sahilatua

Mungkin bagi pecinta lagu nostalgia tidak asing dengan nama Franky Hubert Sahilatua, Penyanyi balada asal Surabaya, lahir pada 16 Agustus 1953 dan meninggal pada 20 April 2011 dalam usia 57 tahun. Ia anak ketiga dari tujuh bersaudara, diantaranya adalah Jane Sahilatua dan Johnny Sahilatua.Penyanyi yang mempunyai suara emas ini merupakan salah satu penyanyi yang selalu peduli dengan lingkungan dan negaranya. dan tak jarang lagu bertemakan sosial pernah diciptakanya, Terminal, Orang pinggiran, Perahu retak serta lagu yang berjudul Kembali Ke Pancasila merupakan sebagian kecil yang pernah ia buat.

Nama Franky mulai bersinar sejak paruh kedua dekade 1970-an, ketika ia bersama adiknya, Jane Sahilatua membuat proyek duo folk dengan nama Franky & Jane. Duet ini sempat menghasilkan 15 album yang semuanya dirilis di bawah Jackson Record. Albumnya antara lain, Musim Bunga, Ali Topan, Kepada Angin dan Burung-burung, Panen Telah Datang dan Menyambut Musim Petik. Dari Duet ini ada sebuah lagu yang sangat luar biasa menurutku, lagu itu berjudul "PERJALANAN".

Lirik lagu karya Franky pada masa Franky & Jane cenderung pada pemujaan alam pada awalnya, misalnya pada lagu Musim Bunga dan Kepada Angin dan Burung. Namun Franky gemar pula "bercerita" mengenai kehidupan orang sehari-hari, seperti Perjalanan atau Bis Kota. Franky pernah menulis dan menyanyikan lagu-lagu soundtrack untuk film Ali Topan.

Sejak tahun 1990-an Franky banyak terlibat dalam aksi-aksi panggung bertema sosial dan nasionalisme. Ia aktif terlibat dalam masa peralihan politik dari Orde Baru menuju Reformasi, penentangan RUU APP, serta gerakan anti globalisasi. Pada pemilu 2004, dirinya terang-terangan turut mendukung dan mengkampayekan calon presiden Amien Rais, sebagai calon presiden yang menurutnya paling bersih dibanding yang lain.

Salah satu lagu paling populer yang diciptakan olehnya dan dinyanyikan oleh Iwan Fals adalah lagu berjudul ”Kemesraan.” Lagu lainnya, Di Bawah Tiang Bendera diciptakannya bersama Iwan Fals pada 1996, dengan latar belakang peristiwa 27 Juli.Namun kini semua hanya tinggal sebuah kenangan, semoga di lain waktu akan muncu sosok-sosok Franky muda pada diri remaja indonesia. Orang yang tidak pernah mengenal kata menyerah untuk sebuah keadilan dan kebenaran.

DISKOGRAFI
Album Solo
* BALADA WAGIMAN TUA (1982)
* GADIS KEBAYA (1984)
* DIBALIK KACA JENDELA
* PURNAMA JANGAN BERKEPING
* TERMINAL (1993) bersama Iwan Fals
* KEMARIN (1994)
* LELAKI DAN TELAGA (1995)
* ORANG PINGGIRAN (1995) bersama Iwan Fals
* PERAHU RETAK (1996) bersama Emha Ainun Najib
* MENANGIS (1999) bersama Iwan Fals

Franky & Jane
* KEMBALILAH (1975)
* BALADA ALI TOPAN (1976)
* MUSIM BUNGA (1978)
* KEPADA ANGIN DAN BURUNG-BURUNG (1978)
* DAN KETUK SEMUA PINTU (1979)
* PANEN TELAH DATANG (1980)
* SITI JULAIKA (1982)
* DI LADANG BUNGA (1983)
* RUMAH KECIL, PINGGIR SUNGAI (1984)
* BIARKAN HUJAN (1986)
* LANGIT HITAM (1990)
* PERJALANAN/BIS KOTA (Versi Baru) (1991)
* POTRET (1992)
* LELAKI DAN REMBULAN (1993)

Franky & Johnny
* UNTUKMU GADISKU

Franky, Jane & Johnny
* MENYAMBUT MUSIM PETIK (1985)
* FRANKY & JANE, ACOUSTIC FOREVER (2011)

Album Lain
* KITA SEMUA SAMA (1989)
* NURLELA (1989)

Karya Populer
* Di Bawah Tiang Bendera
* Kemesraan
* Malu